Sunday, June 25, 2006


Pojok beteng kulon Kraton Yogyakarta juga rusak diterjang gempa. Beteng Kraton memiliki empat sudut, tiga di antaranya -- di utara barat, barat selatan, dan timur selatan -- mengalami kerusakan yang sama.

Ny Udi warga Dusun Bebekan, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Bambanglipuro, ini hanyalah salah satu dari ribuan korban gempa yang menjadi menjadi "manusia tenda". Segala aktivitas dilakukan di tenda sederhana, karena rumahnya tidak layak huni. Jika siang hari, udara terasa panas menyengat. Jika malam dingin menggerogoti tulang. "Yang penting sabar," kata Ny Udi seolah menenteramkan diri sendiri.

Perempuan tua warga Dusun Samen, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Bambanglipuro, Bantul, ini sempat tertimpa rumahnya yang luluh lantak selama sekitar dua jam. Dengan luka-luka di sekujur tubuh, ia duduk di depan material rumahnya. Ia kini dibawa salah satu anaknya di Jawa Timur.

Beberapa orang membacakan ayat-ayat Alquran untuk keluarga mereka yang menjadi korban gempa bumi. Ketika manusia tidak mampu melawan "perilaku" alam, maka mereka kembali kepada Sang Pencipta, Allah SWT. Berdoa...dan berdoa...

Karena terbatasnya tempat di dalam rumah sakit, mereka menempati jalanan aspal depan rumah sakit dengan alas karpet. Penanganan pun menunggu giliran, karena jumlah pasien sangat tidak sebanding dengan tenaga rumah sakit.

Perempuan ini juga sedang dibawa keluarga dan tetangga ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan. Jumlah orang yang dibawa ke rumah sakit mencapai ribuan, sehingga harus dibagi ke beberapa rumah sakit di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.

Laki-laki merintih kesakitan setelah tertimpa bangunan rumahnya. Oleh keluarga dan tetangganya dia dibawa ke salah satu rumah sakit di wilayah Kabupaten Bantul untuk mendapatkan perawatan.

Bukan hanya rumah, semua yang ada di dalam rumah seperti sepeda motor pun menjadi korban gempa. Beberapa di antaranya masih bisa diselematkan, meski dalam kondisi rusak. Sebagian lagi kerusakannya lebih parah. Apa boleh buat.
Salah satu warga di Kecamatan Bambanglipuro, Bantul, ini sedang membereskan rumahnya yang hancur diterjang gempa. Langkah ini jauh lebih baik dibanding hanya menunggu uluran tangan relawan maupun bantuan.